| Anak Lelaki, Kok, Main Boneka |
|
|
|
| Written by Administrator |
| Thursday, 15 December 2011 22:08 |
|
Banyak orangtua yang sering mempermasalahkan mainan yang dipilih putra-putrinya. Padahal, menurut Psikolog Rose Mini, MPsi, dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, setiap anak punya keunikan dan minat yang berbeda-beda. Jadi sebenarnya tak ada yang salah jika anak perempuan main mobil-mobilan, misalnya. “Yang menentukan anak laki-laki harus main apa atau diidentikkan dengan warna biru adalah tendensi sosial. Sebaiknya orangtua jangan mengotak-ngotakkan anak-anak. Justru mereka harus diperkenalkan pada berbagai jenis permainan,” kata psikolog yang biasa disapa Romi ini. Mengenai pengaruh kakak atau adik yang berbeda gender, menurut Romi mungkin saja ada pengaruhnya. Tetapi hal itu tidak perlu dikhawatirkan. “Kalau ada anak laki-laki yang sikapnya lembut, ada kemungkinan hormon perempuan dalam dirinya lebih dominan. Tapi hal itu harus dilihat lebih dalam lagi dan dikonsultasikan pada dokter,” paparnya. Yang perlu dijaga, menurut Romi, adalah jika anak tidak merasa dirinya sesuai dengan jenis kelaminnya. Misalnya anak laki-laki tapi terlalu mengidentifikasi dirinya dengan anak perempuan, dan ingin selalu memakai rok. Sementara itu, sifat pemalu pada anak-anak adalah hal yang wajar, bisa terjadi pada anak lelaki atau perempuan. Bisa karena pada dasarnya ia memang pemalu atau karena ia kurang nyaman bergaul dengan teman sebayanya. Orangtua sebaiknya jangan memaksa anak untuk bergaul. Untuk menumbuhkan minat anak untuk bermain dengan teman-teman sebayanya, orangtua bisa membantu anak untuk berteman. Misalnya dengan mengundang teman-temannya untuk main di rumah atau melakukan aktivitas permainan yang disukai anak-anak. Anak Lelaki, Kok, Main Boneka bila ia sudah tampak nyaman bergaul, tanpa di suruh pun anak akan mencari teman-temannya. |
News flash
|
PERHIASAN CINCIN Larangan Memakai Cincin Emas bagi Laki-laki
|
| Read more... |
Polls
Who's Online
Visitors









![]() | Today | 218 |
![]() | Yesterday | 436 |
![]() | This week | 1130 |
![]() | Last week | 4180 |
![]() | This month | 12318 |
![]() | Last month | 15235 |
![]() | All days | 537700 |
Your IP: 38.107.179.214
,
Today: Feb 23, 2012







Anak Lelaki, Kok, Main Boneka Anak laki-laki tapi kok senangnya main boneka, suka warna-warna yang soft pula? Tenang saja. Bukan itu kategori ia akan pindah gender kelak. Seorang ibu, Sasi, akhir-akhir ini merasa cemas dengan perkembangan putra bungsunya, Rian (4,5 th) yang sangat pemalu dan sikapnya cenderung lembut. “Dia sering menolak kalau disuruh main bola di luar bersama teman-temannya, maunya di dalam rumah terus. Apakah ini ada pengaruhnya dengan ketiga kakaknya yang semua perempuan?,” tanya Sasi.
Melihat sebuah acara rohani di sebuah televisi swasta pagi ini menimbulkan pertanyaan apakah benar perhiasan tidak dibolehkan untuk dipakai pria? Hohoho… friend, yang merasa cowok, pria, ikhwan ,lelaki, monggo di baca artikelnya, semoga bermanfaat







