| Apakah Kaum Muslimin Boleh Mengkonsumsi Tapai? |
|
|
|
| Written by Administrator |
| Friday, 09 April 2010 01:41 |
|
Produk fermentasi yang satu ini, emang gak ada matinya, malahan konsumsi tapai kian bertambahnya waktu kian bertambah, bahkan orang bule-pun menjadikan tapai sebagai makanan oleh-oleh dari negri kita Indonesia. Tidak hanya tapai, kebanyakan bahan makanan yang umumnya sumber KH (Karbohidrat) kebanyakan dirombak dengan proses fermentasi menghasilkan bahan makanan baru yang meningkat mutunya. Contoh kecil adalah
beras ketan yang sudah difermentasi menjadi tapai ketan yang familiar di mulut pecinta produk dalam negri. 1. Pendapat I “Boleh karena kandungan alkohol pada tapai sangat rendah. Dalam diskusi ada yang nyeletuk, Kandungan pada tapai sangatlah rendah, bahkan kandungan pada tapai tidak sampai 1 %, rata-rata hasil fermentasi ragi terhadap alkohol menghasilkan pecahan desimal untuk angka persen alkohol setelah menjadi tapai singkong. Sanggahan : 2. Pendapat II “Boleh Karena tapai tidak memabukkan” Memang Tapai singkong apabila dikonsumsi dalam jumlah yang sedang (tidak berlebihan), karena memang jumlah alkohol dalam tapai tidak akan membuat konsumennya mengkonsumsi alkohol dalam jumlah banyak. Sanggahan : Setelah beberapa saat kami pusing oleh permasalahan tersebut, bapak dosen kami akhirnya turun tangan juga memberikan jawaban atas permasalahan yang kami ciptakan dalam diskusi. Jawaban beliau sebagai berikut : ”Kita kembalikan saja ke Majelis Ulama Indonesia” ,,organisasi tersebut telah menetapkan fatwa bahwa : Kaum muslimin boleh mengkonsumsi tapai yang mengandung alkohol dengan jumlah 1 % dan tidak boleh lebih, dan alkohol yang dihasilkan adalah dari fermentasi Alamiah, Jadi kesimpulannya adalah : kaum muslimin dibolehkan dan sah-sah saja mengkonsumsi tapai , karena secara umum tapai memiliki rendah alkohol dan fermentasinya juga dilakukan dengan cara ilmiah… |
News flash
Kebahagiaan itu sifatnya sesaat, tergantung kondisi eksternal manusia. Inilah gambaran kondisi kejiwaan masyarakat Barat sebagai: “Mereka senantiasa dalam keadaan mencari dan |
| Read more... |
Polls
Who's Online
Visitors









![]() | Today | 76 |
![]() | Yesterday | 689 |
![]() | This week | 1097 |
![]() | Last week | 3633 |
![]() | This month | 14205 |
![]() | Last month | 19258 |
![]() | All days | 596962 |
Your IP: 38.107.179.211
,
Today: May 23, 2012







Penulis akan sedikit sharing dengan pembaca mengenai pengalaman penulis setelah penulis selesai diskusi saat penyusunan makalah dengan judul fermentasi Tapai.







