| Catatan Cinta Istri |
|
|
|
| Written by Administrator |
| Monday, 12 April 2010 23:13 |
|
Inilah yang terjadi pada Sari Meutia, seorang istri yang sempat merasa hidupnya too good to be true, lalu tiba-tiba berbalik total. Suaminya divonis mengalami gagal ginjal terminal-nyaris tanpa aba-aba sebelumnya-sekitar empat puluh hari sejak kepulangan mereka dari ibadah haji di tanah suci. Ibarat bom atom jatuh dari langit, vonis ini pun memorakporandakan hidupnya. Nyaris semua rencana, harapan, mimpi, cita-citanya rasanya runtuh seketika. Bukan hanya biaya yang harus ia siapkan, tapi juga tekad dan ketegaran yang harus ia himpun di hatinya. Perjuangan yang menuntut keikhlasan dan kesabaran. Semuanya tercurah dalam buku ini. Sangat detail, menggugah, dan menggetarkan. *** Cant help my tears reading this… Tak bisa bicara apa-apa., kecuali Sari adalah wanita pilihan. Perjuangan yang insya Allah tidak akan sia-sia… Be strong, always! I am deeply touched… Luar biasa, ketabahan Mbak Sari… membuat saya iri. Luar biasa…. Ceritanya seru dan ajaib–terutama di kota You Know Who Kisah yang membuka mata hati, memberikan pengetahuan, inspirasi, pemahaman, kekuatan, dan kesadaran akan kebesaran cinta kasih. Buku ini jangan hanya dibaca, tetapi kuak lebih dalam, pahami, dan resapi. Kita akan mendapatkan kekuatan dalam mendayung perahu kehidupan. Penulis adalah wanita yang luar biasa…. Penulis menuangkan kata-kata dengan pena cinta bertinta air mata sehingga kalimat yang tersusun tak hanya mudah dibaca, tapi lebih jauh, mampu menggetarkan relung hati menyaksikan drama kehidupan. Pembaca tak sekadar mengetahui problem gagal ginjal, tapi merasakan pula kedalaman cinta dua insan yang mampu mengubah derita menjadi kekuatan. Istilah kedokteran serta literatur yang dimuat buku ini lengkap dan sangat bermanfaat sebagai panduan bagi para penderita yang mengalami penyakit yang sama. Saya betul-betul terharu membaca buku ini. Saya yakin, Allah sedang merencanakan sesuatu yang baik untuk Sari dan suami. Yang pasti, janji Allah dan Rasul-Nya, kalau kita sabar, tak ada imbalan kurang dari surga bagi cobaan seperti ini. Saya belajar banyak dari ketabahan dan kepasrahan Sari dan suami. Sari menulis sebuah buku yang mengharukan, penuh inspirasi dan mengajak kita untuk senantiasa bersyukur dalam situasi dan kondisi apapun. |
News flash
Kebahagiaan itu sifatnya sesaat, tergantung kondisi eksternal manusia. Inilah gambaran kondisi kejiwaan masyarakat Barat sebagai: “Mereka senantiasa dalam keadaan mencari dan |
| Read more... |
Polls
Who's Online
Visitors









![]() | Today | 77 |
![]() | Yesterday | 689 |
![]() | This week | 1098 |
![]() | Last week | 3633 |
![]() | This month | 14206 |
![]() | Last month | 19258 |
![]() | All days | 596963 |
Your IP: 38.107.179.212
,
Today: May 23, 2012







Samudera perih seluas apa yang membadai di hati seorang istri, saat ia harus menjadi pendamping setia bagi suaminya yang tengah berjuang membunuh penyakit yang kronis?







