Wisata Kota
Batu Night Spectacular (BNS) PDF Print E-mail
Written by kumpulan   
Tuesday, 20 September 2011 14:51

Daerah Malang yang sejuk sangat cocok dijadikan tempat untuk menghilangkan penat. Salah satu lokasi wisata yang bisa Anda kunjungi saat berekreasi di daerah Malang, khususnya di daerah Batu adalah berkunjung ke Batu Night Spectacular atau BNS. Terletak di dataran tinggi dengan suasana yang sejuk akan menambah kesempurnaan liburan Anda. Salah satu yang spesial dari tempat wisata ini adalah jam operasinya yang buka dari sore sampai malam hari. Jadi, Anda bisa melihat pemandangan kota Malang di malam hari dari ketinggian.

Batu Night Spectacular

 

Batu Night Spectacular atau BNS ini berdekatan dengan Jatim Park yang merupakan salah satu

 
Ke Dufan Kini Tak Perlu Mengantri Panjang PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Saturday, 02 April 2011 23:23

Siapa tak ingin menghabiskan waktu berekreasi di Dunia Fantasi Ancol. Mulai anak-anak hingga dewasa, Dufan boleh jadi alternatif hiburan bagi penduduk Jakarta dan sekitarnya.

Namun, antrian panjang dan teriknya mataharinya kadang menjadi hambatan pengunjung guna menikmati wahana hiburan yang ditawarkan. Belum lagi, waktu menjadi barang mewah bagi sebagian pengunjung.

"Kami ingin menjawab kebutuhan konsumen dengan fasilitas khusus, sehingga mereka tanpa butuh waktu banyak bisa menikmati wahana kami," kata Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk, pengelola

 
Tempat Menarik di Cina Yang Bukan Tembok Besar PDF Print E-mail
Written by Mitch Moxley   
Thursday, 03 March 2011 15:06

Danau gletser, hutan di pegunungan, pantai berpasir dan banyak lagi. Inilah daftar tujuan-tujuan dramatis yang mungkin belum pernah Anda pertimbangkan saat membayangkan Cina.

Ada lebih banyak tujuan di Cina dari sekadar Shanghai Expo, makanan murah, dan tembok besar. Pesan tiket kereta dan tiket pesawat, lalu lihatlah beberapa atraksi Cina ini.

 
Wisata Bugil Paling Sensasional di 2011 PDF Print E-mail
Written by Siswanto, Mutia Nugraheni   
Sunday, 20 February 2011 14:46

Berlibur ke puncak gunung atau taman bermain itu buat orang biasa. Untuk orang-orang yang 'luar biasa' berikut adalah daftar sepuluh tujuan wisata paling unik di 2011 yang baru saja diumumkan Hotelscombined. Tapi hati-hati, itu adalah cara berwisata dan tempat pelesir di mana orang berlibur tanpa selembar benang pun!

1. World Naked Bike Ride

Festival bersepeda telanjang ini merupakan acara tahunan yang diselenggarakan tiap 12 Maret. Festival ini dilakukan di

 
Ngasem, Pasar Burung Tertua di Yogyakarta PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Saturday, 30 January 2010 01:08

Berkelana ke Pasar Ngasem bisa dikatakan keharusan setelah mengunjungi Kraton Yogyakarta. Selain karena lokasinya yang hanya 400 meter barat Kraton, juga karena pasar ini akan memberikan info penting tentang apa yang dianggap bergengsi di masa kerajaan dahulu. Setelah kuda sebagai alat transportasi dan keris sebagai senjata, burung ada di tempat ketiga sebagai pengukur status sosial. Pasar Ngasem menawarkan berbagai macam burung dengan keindahan kenampakan dan suaranya, serta kegiatan para pecintanya.

Sebuah bukti berupa foto menunjukkan bahwa Pasar Ngasem dengan barang dagangan utamanya berupa burung telah ada sejak tahun 1809. Letaknya yang tak jauh dari Kraton dimaksudkan agar para bangsawan mudah mengaksesnya. Sekitar tahun 1960-an, pasar ini semakin identik dengan burung setelah pedagang burung dari pasar Beringharjo dipindahkan ke tempat ini. Bukan hal mengherankan bila banyak turis menyebut pasar ini dengan bird market karena areal perdagangan burung sepertiga dari luas pasar.

 
Malioboro PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Saturday, 30 January 2010 01:04

Membentang di atas sumbu imajiner yang menghubungkan Kraton Yogyakarta, Tugu dan puncak Gunung Merapi, jalan ini terbentuk menjadi suatu lokalitas perdagangan setelah Sri Sultan Hamengku Buwono I mengembangkan sarana perdagangan melalui sebuah pasar tradisional semenjak tahun 1758. Setelah berlalu 248 tahun, tempat itu masih bertahan sebagai suatu kawasan perdagangan bahkan menjadi salah satu ikon Yogyakarta yang dikenal dengan Malioboro.

Terletak sekitar 800 meter dari Kraton Yogyakarta, tempat ini dulunya dipenuhi dengan karangan bunga setiap kali Kraton melaksanakan perayaan. Malioboro yang dalam bahasa sansekerta berarti "karangan bunga" menjadi dasar penamaan jalan tersebut.

 
Kotagede, Kota Perak PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Saturday, 30 January 2010 00:51

Kemenangan Ki Gede Pemanahan atas Arya Penangsang yang berseteru dengan Raja Pajang menjadi awal berdirinya Kerajaan Islam Mataram. Atas peran Ki Gede Pemanahan membantu Pajang, Raja Pajang menghadiahinya sebuah hutan bernama Alas Mentaok. Ki Ageng Pemanahan lalu mendirikan Kerajaan Islam Mataram Kuno pada tahun 1575 dengan rakyatnya yang disebut mentawisan.


Kota Tua Sekaligus Sentral Kerajinan Perak

Terletak sekitar 10 kilometer di sebelah tenggara jantung kota Yogyakarta, wilayah itu sekarang terkenal dengan nama Kotagede yang merupakan sentra kerajinan perak di Yogyakarta. Menyimpan sekitar 170 bangunan kuno buatan tahun 1700 hingga 1930, "Kotagede tidak cukup disebut

 
Pasar Seni Gabusan PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Saturday, 30 January 2010 00:44

Ada cara lain untuk menikmati karya seni warga Bantul tanpa harus kelelahan menjelajahi setiap dusun yang memproduksinya, yaitu dengan mendatangi Pasar Seni Gabusan. Pasar yang berlokasi di Jalan Parangtritis km 9 ini selama 2 tahun terakhir telah menjadi pusat jual beli kerajinan dari seluruh Bantul. Bukan sekedar pasar, Gabusan juga dilengkapi dengan fasilitas lain, seperti tempat jajan, akses teknologi informasi hingga toko kebutuhan sehari-hari.

Sejak awal dibangun, Gabusan dirancang untuk membuka akses pengrajin ke pasar internasional. Karenanya, tak seperti pasar lain, desain pasar yang menampung sekitar 444 pengrajin ini juga bertaraf internasional. Perancangan bangunan pasar ini tak hanya melibatkan arsitek dalam negeri saja, tetapi juga mancanegara, tentu dengan menonjolkan arsitektur lokal. Terbagi dalam 16 los, Gabusan menjual kerajinan dari ragam bahan dasar, mulai dari kulit, logam, kayu, tanah liat hingga eceng gondok.

 
Kasongan, Kreasi Gerabah dan Keramik PDF Print E-mail
Written by emhape   
Saturday, 30 January 2010 00:02

Pada masa penjajahan Belanda, di salah satu daerah selatan Yogyakarta pernah terjadi peristiwa yang mengejutkan bahkan menakutkan warga setempat dengan ditemukannya seekor kuda milik Reserse Belanda yang mati di atas tanah sawah milik seorang warga. Karena takut akan hukuman, warga tersebut melepaskan hak tanahnya dan tidak mengakui tanahnya lagi. Hal ini diikuti oleh warga lainnya. Tanah yang telah dilepas inipun akhirnya diakui oleh penduduk desa lain. Akibat dari tidak memiliki tanah persawahan lagi, warga setempat akhirnya memilih menjadi pengrajin keramik untuk mainan dan perabot dapur hingga kini. Hal ini terungkap dalam hasil wawancara Prof. Gustami dkk dengan sesepuh setempat pada tahun 1980-an.

Daerah itulah yang kita kenal dengan nama Kasongan hingga hari ini. Sebuah desa di Padukuhan Kajen yang terletak di pegunungan rendah bertanah gamping. Berjarak 15-20 menit berkendara dari pusat kota.

 
Alun-Alun Kidul Yogyakarta PDF Print E-mail
Written by emhape   
Friday, 29 January 2010 23:46

Anda yang pernah tinggal di Yogyakarta, tentu takkan bisa melupakan nuansa akrab di Alun-alun Kidul. Di tengah malam bersama teman kuliah, anda mungkin pernah duduk di tikar yang tersedia di warung sekitar sambil berbincang tentang tugas kuliah hingga adik kelas pujaan. Bisa jadi pula anda sering menikmati kehangatan minuman sambil bercengkrama dengan tetangga sekampung atau rekan sekerja semasa di Yogyakarta.

RCM mengajak anda mengenang semua memori itu dan berkunjung lagi ke Yogyakarta untuk menyapa teman dan merasakan lagi nuansa Alun-Alun Kidul. Bagi yang belum pernah ke Yogyakarta, tulisan ini akan memperkenalkan kehangatan dan keakraban kawasan yang sering disingkat dengan nama Alkid ini. Anda akan tahu bahwa nuansa Alun-Alun Kidul bisa dinikmati siapa pun tanpa kenal status sosial dan menjadi semakin ramai ketika malam menjelang.