| Kia-kiat Menangkal Tipuan Phising |
|
|
|
| Written by Administrator |
| Tuesday, 29 March 2011 10:53 |
|
Nah, bagi nasabah jangan lantas percaya jika mendapat email dengan model seperti ini. Cek dulu asal-usul si pengirim email, apakah menggunakan domain email resmi dari suatu bank tertentu atau tidak. Sebab, jika mereka memakai domain email tak jelas, sudah tak usah dipercaya email tersebut. Meskipun di akhir email mereka mengaku-ngaku dari bank yang bersangkutan. 2. Tak Cukup Lewat Email Sejumlah bank mengaku jika menginginkan para nasabahnya melakukan registrasi ulang, mereka biasanya tak cuma memberi kabar lewat email. Namun juga melalui sarana yang lebih personal, yakni dihubungi secara langsung. Ada juga yang menggunakan surat resmi, meski dipadu-padankan dengan email pula. Setidaknya, pihak bank memperlakukan aktivitas ini dengan lebih profesional. 3. Telepon Balik 4. Membedakan Situs Asli atau Palsu Akhiran ‘s’ pada ‘http’ tersebut menandakan bahwa situs tersebut benar-benar telah ‘secure’, karena dilindungi oleh teknologi enkripsi data berupa Verisign SSL. Di situs e-banking Bank Permata yang aspal, tercantum pula logo ‘Verisign Security Site’. Bagi orang awam, tentu sulit membedakannya. Yang dapat menjadi salah patokan kesahihan sebuah situs e-banking yaitu URL yang tertulis adalah ‘https’. Kemudian di bagian kanan bawah browser (untuk Firefox) ada gambar gembok yang terkunci. Sementara untuk Internet Explorer (IE), gembok warna kuning ini ada di isian URL. Demikian empat kiat singkat detikINET untuk membantu pembaca dalam menangkal aktivitas phising yang mengancam. Meski terkesan simple namun dampak yang akan diberikan oleh ketidakwaspadaan ini akan berakibat fatal. Jika korban tanpa sadar mengisi username dan password pada situs aspal tersebut, maka dapat dipastikan bahwa data-data personal tersebut, termasuk catatan aktifitas e-banking-nya, akan dapat diketahui oleh pihak lain yang tidak bertanggung jawab. Sumber , DetikInet.com |
News flash
Bismillahirrahmanirrahim Betapa Allah swt dan Nabi Muhammad saw tidak menyukai orang yang suka memandang remeh dosa-dosa yang telah dilakukannya. Seseorang yang memiliki sifat ini menganggap perbuatan-perbuatan dosa yang dilakukannya hanyalah sebagai angin lalu, sehingga ia akan |
| Read more... |
Polls
Who's Online
Visitors









![]() | Today | 321 |
![]() | Yesterday | 400 |
![]() | This week | 1742 |
![]() | Last week | 3633 |
![]() | This month | 14850 |
![]() | Last month | 19258 |
![]() | All days | 597607 |
Your IP: 38.107.179.214
,
Today: May 24, 2012















